Jumat, 29 Juni 2012

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA AKADEMIK DOSEN PEGAWAI NEGERI SIPIL DIPEKERJAKAN (PNS DPK)

Pada dasarnya produktivitas kerja dosen di-pengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingkat pen-didikan, latihan, motivasi kerja, etos kerja, pengalaman kerja, sikap mental, kondisi fisik, teknologi, jaminan sosial, keselamatan dan kesejahteraan kerja, manajemen maupun kebijakan yang diterapkan, terutama pimpinan yayasan-universitas. Menurut para ahli bahwa dari sekian banyak faktor, motivasi merupakan faktor yang menentukan dan strategis. Motivasi merupakan sesuatu yang muncul karena adanya kebutuhan baik materi maupun bukan materi dalam usaha mencapai tujuan organisasi. Kebutuhan materi dapat berupa pemenuhan kebutuhan fisiologi, atau kebutuhan fisik berupa pakaian, rumah, fasilitas transortasi, uang dan lainnya. Sedangkan kebutuhan bukan materi yaitu keamanan/ keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri, aktualisasi diri. Sesuai dengan latar belakang masalah diatas, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan : 1. untuk mengetahui apakah motivasi yang meliputi pemenuh-an kebutuhan fisiologi, keamanan/keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri serta aktualisasi diri mem-punyai pengaruh terhadap tingkat produktivitas kerja akademik dosen, dan 2. mengetahui jenis pemberian motivasi yang mana diantara fisiologi, kemanan/ keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri serta aktualisasi diri yang berpengaruh paling besar ter-hadap tingkat produktivitas kerja akademik dosen. Penelitian ini dilakukan terhadap dosen di UNISKA yang berstatus PNS DPK Kopertis dan Kopertais XI Kalimantan Banjarmasin yang sampel-nya diambil 50 persen dari jumlah keseluruhan dosen PNS DPK yang tersebar di 7 Fakultas dan 9 Program Studi (34 PNS DPK). Data yang diperlukan dalam penelitian ini yakni data skunder dan data primer. Data skunder dari Universitas, Fakultas, Program Studi. Sedangkan primer diperoleh dengan meng-gunakan kuesioner. Analisisnya adalah regresi dan korelasi, Uji F danUji T yang digunakan untuk menguji persamaan regresi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa : Variabel fisiologi (X1) semakin meningkatnya variabel produktivitas kerja akademik dosen, disusul dengan penghargaan (X2), kebutuhan sosial (X3) aktualisasi diri (X5) dan keamanan (X4). Sementara keeratan hubungan (r) antara variabel independen dengan dependen berturut-turut mulai yang paling kuat adalah fisiologi 43 (50,6%), penghargaan/harga diri 40 (47%), sosial 37 (43,4%), aktualisasi diri 36 (42,2%), sedangkan keamanan 33 (38%). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan maka disimpulkan : motivasi yang meliputi pemenuhan kebutuhan fisiologi, keamanan/ keselamatan, sosial, penghargaan/harga diri, dan aktualisasi diri berpengaruh terhadap produktivitas kerja akademik dosen. Faktor yang sangat kuat berpengaruh adalah fisiologi kemudian peng-hargaan, sosial, aktualisasi diri, dan keamanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar